Hipertensi adalah tekanan darah sistolik > 140 mmHg dan tekanan darah diastlik > 90 mmHg, atau bila pasien memakai obat anti hipertensi. Penderita hipertensi sering tidak merasakan adanya gejala dan banyak yang tidak memahami perawatan yang harus dilakukan. Sehingga dengan perawatan yang salah, maka penyakit ini dapat mendatangkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang hipertensi dengan sikap perawatan hipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Pagu.Desain penelitian yang digunakan adalah analitik cross sectional. Populasi berjumlah 74 dengan sampel 43 responden. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Untuk variabel independent (pengetahuan tentang hipertensi) didapatkan 22 responden (51%) berpengetahuan baik, 15 responden (35%) berpengetahuan cukup dan 6 responden (14%) berpengetahuan kurang. Sedangkan variabel dependent (sikap Perawatan hipertensi) didapatkan 30 responden (70%) Positif dan 13 responden (30%) Negatif.Kemudian diolah dengan tabulasi silang, dari 43 responden terdapat 22 reponden (51%) pengetahuan pasien hipertensi tentang hipertensi baik dengan sikap perawatan hipertensi yang positif. Sedangkan dilihat dari pengetahuan pasien hipertensi tentang hipertensi kurang dengan sikap perawatan hipertensi yang negatif yaitu sebanyak 6 responden (14%). Sehingga dapat disimpulkan ada hubungan pengetahuan tentang hipertensi dengan sikap perawatan hipertensi pada pasien hipertensi.Setelah mengetahui hasil penelitian diatas peran perawat sebagai educator tentang informasi hipertensi dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan pasien hipertensi sehingga jika pengetahuannya meningkat maka akan menjadi sikap yang positif dalam perawatan hipertensi dan kemudian mampu menekan komplikasi yang terjadi. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Hipertensi
Copyrights © 2015