Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jarak terjauh dan tegangan terendah pada sistem distribusi penyulang Ciledug (CLDG) di Kota Tasikmalaya. Latar belakang penelitian ini adalah ketidakstabilan tegangan, khususnya tegangan rendah pada titik-titik tertentu, yang berpotensi merusak peralatan listrik, menurunkan efisiensi operasional, dan meningkatkan rugi daya. Metode yang digunakan adalah simulasi aliran daya dengan bantuan perangkat lunak ETAP 19.0.1 dan MATLAB R2023a, menggunakan data sekunder dari PLN. Hasil simulasi menunjukkan jarak terjauh pada penyulang CLDG mencapai 23,51 km, berada di Bus C064 dengan trafo SKUP 250 kVA. Tegangan terendah tercatat pada Bus C045 dengan trafo GUTI, yaitu 18,063 kV pada beban 80% dan 17,461 kV pada beban 100%, yang tidak memenuhi standar SPLN 72:1987. Standar ini menetapkan batas toleransi dengan maksimum 21 kV dan minimum 18 kV, tegangan pada beban 100% dinyatakan tidak memenuhi kriteria.
Copyrights © 2025