Pengeringan biji kopi secara tradisional yang mengandalkan sinar matahari sering menghadapi kendala seperti waktu pengeringan yang tidak konsisten dan ketergantungan cuaca, yang berisiko menurunkan kualitas rasa serta memicu pertumbuhan jamur jika kadar air tidak optimal (target 10-13%). Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini merancang alat pengering biji kopi otomatis berbasis mikrokontroler Arduino. Sistem menggunakan Arduino Mega sebagai kontrol utama, dilengkapi sensor warna TCS3200 untuk mendeteksi kematangan biji kopi, serta sensor DHT22 untuk memantau suhu dan kelembapan, guna menjaga kondisi pengeringan yang stabil. Alat ini bertujuan untuk mengotomatisasi dan mengontrol proses pengeringan biji kopi (khususnya kopi arabika) secara presisi, sehingga meningkatkan efisiensi, kualitas, dan konsistensi produk akhir. Implementasi teknologi ini diharapkan menjadi solusi praktis bagi petani, meningkatkan daya saing produk kopi di pasar.
Copyrights © 2025