Penderitaan menjadi tema penting dalam teologi. Banyak orang bisa memahami bahwa Allah turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan. Tapi tidak sedikit yang menggerutu, kecewa, putus asa, bahkan sampai meninggalkan imannya, akibat penderitaan yang dialami. Tidak terkecuali orang-orang percaya dalam Alkitab, banyak yang sampai gugur imannya karena derita yang berkepanjangan. Hiruk pikuk penderitaan menjadi konsumsi teologi yang banyak digeluti dan ditorehkan dalam Alkitab, hingga lahir teologi penderitaan. Penderitaan adalah alat yang Allah gunakan untuk membuat kita lebih peka, dan disiapkan untuk mencapai tujuanNya dalam kehidupan kita. Penderitaan dirancang untuk membangun kepercayaan kita kepada Yang Mahakuasa, akan tetapi penderitaan menuntut respons yang tepat agar dapat berhasil dalam menyelesaikan maksud-maksud Tuhan. Penderitaan menekan kita untuk meninggalkan kekuatan diri sendiri kepada hidup oleh iman dalam kekuatan yang berasal dari Allah.
Copyrights © 2024