Perkembangan era digital memengaruhi belanja online sekaligus memunculkan tantangan seperti Fear of Missing Out (FoMO) yang mendorong pembelian impulsif. Religiusitas diperkirakan dapat membantu mengendalikan perilaku ini. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 184 responden pengguna e-commerce, menggunakan Skala The Factorial structure of the four basic dimensions of religiousness (4-BDRS), Online Fear of Missing Out (ON-FOMO), dan Impulsive Buying Tendency Scale. Hasil menunjukkan hubungan positif signifikan antara FoMO dan pembelian impulsif (estimasi 0,5313, p < 0,001). Namun, religiusitas tidak memoderasi hubungan tersebut secara signifikan (koefisien 0,1075, p = 0,135). Oleh karena itu, individu yang mengalami FOMO perlu mempertimbangkan faktor lain, seperti pengelolaan diri atau kesadaran diri, dalam mengatasi dorongan untuk melakukan pembelian impulsif yang tidak terencana.
Copyrights © 2023