Jurnal Kajian Islam Interdisipliner
Vol. 10 No. 1 (2025)

Transformasi Generasi Digital: Mengoptimalkan Penggalangan Dana Daring dan Literasi Filantropi Melalui Warung Bumbu Langit

Usman, Rosid Al Usman (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Oct 2025

Abstract

Digitalisasi telah mendorong peningkatan aktivitas filantropi modern yang menunjukkan bentuk nyata dari meningkatnya kepedulian masyarakat. Berkat adanya kemajuan teknologi membuat kegiatan amal yang dahulu dilakukan secara langsung, kini dapat dilakukan dengan lebih mudah, salah satunya melalui kegiatan donasi sehingga dapat memberikan akses lebih luas kepada siapa saja untuk berkontribusi. Generasi muda yang tumbuh bersamaan dengan tumbuhnya digitalisasi tidak dapat dipisahkan dari digitalisasi dan media sosial. Generasi muda memang secara nominal belum bisa memberikan bantuan dalam jumlah yang banyak, tetapi mereka mampu memberikan ide kreatif dan inovasinya dalam penggalangan dana. Mereka mampu mengubah cara pandang masyarakat dalam hal filantropi Islam khususnya zakat, infak dan sedekah. Melalui media sosial dan platform online lainnya menjadi sarana generasi muda menyuarakan atau mempublikasikan literasi filantropi kepada masyarakat umum. Strategi pengumpulan dana melalui platform online ini dilakukan oleh lembaga amal di Wonosobo yaitu Warung Bumbu Langit. Pemanfaatan media sosial dan platform online lainnya sangat penting digunakan untuk pembayaran digital maupun promosi program yang ditawarkan oleh Warung Bumbu Langit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu studi kasus deskriptif analitis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa potensi generasi muda dalam memajukan filantropi di era digital, serta merumuskan model penguatan literasi dan partisipasi masyarakat melalui media. [ Digitalization has driven an increase in modern philanthropic activities that show a real form of increasing public concern. Thanks to advances in technology, charitable activities that used to be carried out directly can now be done more easily, one of which is through donation activities so that it can provide wider access to anyone to contribute. The younger generation who grew up along with the growth of digitalization cannot be separated from digitalization and social media. The younger generation is indeed not yet able to provide assistance in large amounts, but they are able to provide creative ideas and innovations in fundraising. They are able to change the way society views Islamic philanthropy, especially zakat, infaq and sedekah. Through social media and other online platforms, it becomes a means for the younger generation to voice or publish philanthropic literacy to the general public. The strategy of raising funds through this online platform is carried out by a charity in Wonosobo, namely Warung Bumbu Langit. The use of social media and other online platforms is very important for digital payments and promotion of programs offered by Warung Bumbu Langit. This study uses a qualitative method, namely a descriptive analytical case study. This study aims to analyze the potential of the younger generation in advancing philanthropy in the digital era, as well as formulating a model for strengthening literacy and community participation through the media].

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jkii

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Social Sciences

Description

Jurnal Kajian Islam Interdisipliner welcomes original research for manuscripts with various theoretical perspectives and methodological approaches. It invites researchers and scholars of all backgrounds related to Islamic studies to contribute their research covering all aspects of Islam and the ...