Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya
Vol 12, No 1 (2025): jurnal bahtera

Kritik Lingkungan dalam Novel Melangkah Karya J.S. Khairen: Kajian Ekologi Sastra Greg Garrard

Putri, Viara Harsono (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 May 2025

Abstract

Abstrak: Kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh tindakan manusia dalam mengeskloitasi alam secara berlebihan menjadi persoalan yang serius yang dihadapi masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kritik lingkungan dalam novel Melangkah karya J.S. Khairen. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekologi sastra Greg Garrard. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak dan catat. Teknik analisis isi yang digunakan adalah analisis isi. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kritik lingkungan dalam novel Melangkah karya J.S. Khairen meliputi empat aspek utama, yaitu pencemaran (tanah, air da udara), binatang (eksploitasi hewan), bumi (eksploitasi energi fosil), dan bencana (ancaman kepunahan akibat eksploitasi energi fosil). Pencemaran yang dikritik meliputi pencemaran tanah akibat alih fungsi lahan, pencemaran air disebabkan oleh penggunaan zat kimia berbahaya, serta pencemaran udara yang disebabkan oleh pembakaran energi fosil. Eksploitasi hewan digambarkan melalui praktik rekayasa genetika terhadap kuda yang dimanfaatkan sebagai alat dan sumber energi tanpa memperhatikan kesejahteraan makhluk hidup tersebut. Eksploitasi energi fosil digambarkan melalui ketergantungan manusia pada energi fosil yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Hal ini mengakibatkan munculnya ancaman bencana berupa potensi kepunahan bagi makhluk hidup, yang merupakan dampak dari kerakusan manusia dalam mengeksploitasi sumber daya alam tanpa mempertimbangkan kelestarian lingkungan dan keseimbangan ekosistem. Kata Kunci— kritik lingkungan, ekologi sastra, novelAbstract: Environmental damage caused by human actions in overexploiting nature is a serious problem faced by modern society. This study aims to describe environmental criticism in the novel Melangkah by J.S. Khairen. This research uses Greg Garrard's literary ecology approach. The research method used is descriptive qualitative research. The data collection techniques used are listening and recording techniques. The content analysis technique used is content analysis. Based on this research, it can be concluded that environmental criticism in the novel Melangkah by J.S. Khairen includes four main aspects, namely pollution (soil, water and air), animals (animal exploitation), earth (fossil energy exploitation), and disaster (threat of extinction due to fossil energy exploitation). The criticized pollution includes soil pollution due to land conversion, water pollution caused by the use of harmful chemicals, and air pollution caused by the burning of fossil energy. Animal exploitation is depicted through the practice of genetic engineering of horses that are used as tools and energy sources without regard for the welfare of these living creatures. Exploitation of fossil energy is depicted through human dependence on fossil energy that can cause environmental damage. This results in the emergence of a catastrophic threat in the form of potential extinction for living things, which is the impact of the fossil energy exploitation. Keywords— environmental criticism, literary ecology, novel

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

bahtera

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah ...