Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mental accounting dan present bias terhadap perilaku konsumsi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Buleleng, Bali. Mental accounting merupakan cara individu dalam mengelompokkan dan mengelola keuangan berdasarkan kategori mental tertentu, sedangkan present bias menggambarkan kecenderungan untuk lebih memprioritaskan kepuasan saat ini dibandingkan manfaat jangka panjang. Kedua aspek ini dapat memengaruhi cara pelaku UMKM membuat keputusan konsumsi, baik dalam konteks pribadi maupun usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada pelaku UMKM di wilayah Buleleng. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh simultan dan parsial dari mental accounting dan present bias terhadap perilaku konsumsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi pelaku UMKM. Temuan ini mengindikasikan pentingnya peningkatan literasi keuangan serta pemahaman psikologi keuangan dalam mendukung keberlanjutan usaha kecil di daerah Buleleng.
Copyrights © 2025