Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science)
Vol. 13 No. 2 (2025): Juli

Pengaruh Lama Pembusukan Umpan Usus Ayam terhadap Hasil Tangkapan Kepiting Bakau (Scylla sp) pada Alat Tangkap Pento di Kelurahan Sapat Kecamatan Kuala Indragiri Kabupaten Indragiri Hilir, Riau

Wardana, Wildan Eka (Unknown)
Zain, Jonny (Unknown)
Brown, Arthur (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2025

Abstract

Nelayan di Desa Sapat umumnya menangkap kepiting bakau (Scylla sp.) dengan menggunakan alat tangkap pento. Pento dioperasikan dengan menggunakan umpan sebagai faktor utama yang mempengaruhi hasil tangkapan. Nelayan sering memilih ikan malong (Muraenesox cinereus) sebagai umpan karena mudah didapat. Namun, harga ikan malong cukup mahal, sehingga perlu dicari cara yang lebih efektif untuk menangkap rajungan dengan hasil yang maksimal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode experimental fishing, yaitu ikut serta dalam operasi penangkapan dengan menggunakan alat tangkap pento yang diberi perlakuan umpan membusuk. Untuk menguji keefektifan masing-masing umpan, digunakan metode Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) satu faktor dengan 4 taraf perlakuan. Data yang dikumpulkan adalah jumlah tangkapan kepiting rajungan (ekor) dan berat (gram) selama 6 hari penelitian. Hasil tangkapan Pento terdiri dari kepiting bakau jenis Scylla serrata yang berjumlah 14 ekor pada umpan usus ayam segar, 16 ekor pada umpan usus ayam busuk 1 hari, 5 ekor pada umpan usus ayam busuk 2 hari, dan 3 ekor pada umpan usus ayam busuk 3 hari. Jadi umpan yang paling disukai kepiting adalah usus ayam yang sudah dibusukkan selama 1 hari. Namun dari segi kualitas hasil tangkapan yang didapat, menggunakan umpan usus segar masih menjadi pilihan yang efektif untuk digunakan. Hal ini dikarenakan penangkapan dengan menggunakan umpan usus segar dapat menghasilkan kepiting dengan kategori grade yang lebih baik dibandingkan dengan umpan usus busuk yang sudah 1 hari

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JIPAS

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Chemistry Environmental Science Immunology & microbiology

Description

Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) memiliki ruang lingkup seperti bidang biologi, fisika dan kimia perairan, pemanfaatan hasil perairan, teknologi di bidang penggalian dan pemanfaatan potensi sumber daya kelautan, konservasi sumber daya kelautan, perencanaan pengembangan wilayah perairan dan ...