Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aerodinamika pada bodi mobil Sriwijaya Mechanical Engineering Squad. Salah satu aspek penting dalam mobil hemat energi ialah bentuk mobil yang aerodinamis dan efisien dalam penggunaan bahan bakar. Aerodinamika yang baik dapat meningkatkan performa kendaraan seperti konsumsi energi yang lebih hemat, jarak tempuh yang lebih jauh. Untuk menganalisis aliran fluida pada geometri bodi mobil dibutuhkan metode simulasi Computational Fluid Dynamics. Hasil penelitian ini terdiri dari drag coefficient dan lift coefficient. Nilai drag coefficient terendah terjadi pada Bapro z dengan kecepatan 15 m/s yang memiliki nilai drag coefficient 0.072 sedangkan lift coefficient terendah terjadi pada Bapro Y dengan kecepatan 15 m/s yang memiliki nilai lift coefficient -0.186. dapat disimpulkan pada bodi Bapro Z memiliki desain yang lebih aerodinamis karena memiliki drag coefficient terendah. Sedangkan lift coefficient terendah berada pada Bapro Y di kecepatan 15 m/s yang artinya Bapro Y dapat melaju dengan stabil pada kecepatan 15 m/s.
Copyrights © 2025