Perpustakaan Pusat Survei Geologi merupakan salah satu perpustakaan khusus di Bandung. Permasalahan yang ada dalam Perpustakaan khusus ini terletak pada perubahan kebutuhan komunitas. Fokus penelitian yaitu bagaimana kegiatan pengembangan koleksi khususnya analisis komunitas di Perpustakaan Pusat Survei Geologi Bandung. Teori yang digunakan adalah teori Evans dan Saporano (2005) tentang pengembangan koleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data dan analisis data. Terdapat enam (6) kegiatan dalam proses pengembangan koleksi di Perpustakaan Pusat Survei Geologi Bandung 1. Analisis Komunitas (Community Analysis) 2. Kebijakan seleksi (Selection Policies) 3. Seleksi (Selection) 4. Pengadaan (Acquisition) 5. Penyiangan (Deselection) 6. Evaluasi (Evaluation). Perpustakaan Khusus Pusat Survei Geologi Bandung menghadapi serangkaian tantangan yang kompleks dalam kegiatannya termasuk analisis komunitas. Tantangan ini semakin diperberat oleh kondisi internal perpustakaan yakni keterbatasan sumber daya manusia dan finansial yang cukup signifikan. Meskipun perpustakaan ini memiliki koleksi langka berharga , daya tarik ini belum mampu dioptimalkan sepenuhnya karena terbatasnya dukungan manajerial dan kebijakan yang memadai.Kata Kunci: Analisis Komunitas, perpustakaan khusus, koleksi langka
Copyrights © 2024