Artikel ini membahas proses pra-produksi dalam program talent search Indonesian Idol Junior 2018 yang ditayangkan di RCTI, dengan fokus pada peran strategis precaster sebagai bagian dari tim produksi dalam menyeleksi peserta audisi. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menyajikan bagaimana strategi publikasi off-air, proses seleksi precaster, dan manajemen konten dikembangkan dalam konteks menjaga kualitas program serta pencapaian rating dan share. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara dengan staf produksi, serta dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa precaster berfungsi tidak hanya sebagai penyaring bakat berdasarkan kemampuan vokal, tetapi juga sebagai kurator konten yang mampu membangun daya tarik dramatik dan emosional program televisi. Strategi ini menunjukkan praktik komodifikasi konten dan audiens dalam industri televisi Indonesia. Penelitian ini berkontribusi dalam kajian produksi media, khususnya dalam konteks televisi realitas di era industri hiburan modern. Audisi; pra-produksi; televisi; precaster; talent show; Indonesian Idol Junior
Copyrights © 2025