Petirtaan Jolotundo adalah suatu objek wisata yang memiliki citra beragam di masyarakat. Petirtaan yang dahulunya digunakan sebagai sistem irigasi dan tempat mandinya keluarga kerajaan ini sekarang memiliki pergeseran fungsi. Pengunjung mengunjungi Petirtaan Jolotundo dengan berbagai motivasi, seperti menginginkan kesembuhan, beribadah, ruwat, ritual, dan lain sebagainya. Untuk itu, peneliti tertarik untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap citra tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan analisis isi melalui observasi dan wawancara dengan pengunjung, pengurus, dan pedagang di sekitar Petirtaan Jolotundo. Indikator persepsi yaitu aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek konatif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini mengemukakan bahwa wisatawan memiliki pengetahuan yang baik mengenai sejarah dan kegiatan spiritual/mistis di Petirtaan Jolotundo. Para wisatawan juga menghargai adanya kegiatan peribadatan dan ritual/ruwat yang ada di sini. Selain dinilai sebagai objek wisata bersejarah, air di Petirtaan Jolotundo diyakini berkhasiat yang mana mengundang wisatawan untuk melakukan serangkaian kegiatan spiritual. Secara ilmiah, air di petirtaan ini memang mengandung mineral dan oksigen yang tinggi. Keberadaan petirtaan ini juga turut mendongkrak ekonomi lokal.
Copyrights © 2025