Anestesi spinal merupakan suatu metode pemberian anestesi lokal untuk menghilangkan rasa sakit pada pasien yang akan menjalani operasi dengan cara menyuntikkan obat ke dalam cairan serebrospinal pada ruang subarachnoid. Orang sakit membutuhkan istirahat serta waktu tidur yang lebih banyak karena pasien membutuhkan banyak energi untuk dapat pulih, namun dengan rasa nyeri post dural puncture headache yang terjadi setelah proses anestesi spinal membuat pasien sulit dalam memenuhu kebutuhan dan kualitas tidur yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas tidur post operatif pada pasien spinal anestesi yang mengalami post dural puncture headache di RS khusus Bedah Jatiwinangun. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitaif dengan metode observasional dengan pendekatan cross sectional. Dengan sampel yang berjumlah 55 responden menggunakan teknik non probability sampling yaitu accidential sampling. Hasil penelitian ini menggunakan lembar kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) yang mendapatkan bahwa gambaran kualitas tidur pasien yang mengalami post dural puncture headache dengan kualitas tidur buruk dengan nilai > 5 sebanyak 45 responden (81,8%) dan yang mengalami kualitas tidur baik dengan nilai < 5 sebanyak 10 responden (18,2%).
Copyrights © 2024