Stunting merupakan salah satu masalah kurang gizi kronis yang disebabkan kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu cukup lama yang ditandai dengan keterlambatan peningkatan berat badan dan tinggi badan serta menyebabkan gangguan seperti mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pijat tuina dan pemberian susu kedelai dalam memperbaiki gizi pada balita stunting. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif pada satu subjek, An. T, usia 4 tahun. Intervensi dilakukan dengan melakukan pemijatan tuina selama seminggu dilakukan sebanyak 3 kali dan pemberian susu kedelai 2x/hari selama1 minggu. Hasil menunjukkan peningkatan berat badan dari 10 kg menjadi 11 kg dan tinggi badan dari 99 cm jadi 99,5 cm. Pemberian pijat tuina dan susu kedelai efektif dalam meningkatkan tinggi badan dan berat badan karna pijat tuina dan susu kedelai mempengaruhi peningkatan nafsu makan pada balita stunting. Intervensi ini dapat dijadikan terapi komplementer dalam penanganan Stunting.
Copyrights © 2025