Pandemi COVID-19 yang semakin meluas menuntut semua orang untuk secara disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak fisik, dan mencuci tangan dengan sabun serta menjauhi kerumunan. Namun, tidak semua orang mematuhi aturan tersebut. Penelitian kualitatif ini bertujuan mengetahui penyebab ketidakpatuhan warga terhadap penerapan protokol kesehatan 3M dengan mengacu kepada Health Belief Model (HBM). Hasilnya terungkap, bahwa pelanggaran yang dilakukan warga tidak sepenuhnya merupakan bentuk ketidakpatuhan. Banyak pelanggar yang kurang memahami bahaya penularan COVID-19 dan manfaat penerapan protokol kesehatan 3M. Sedangkan ketidakpatuhan warga disebabkan oleh motif ekonomi, sikap tidak peduli, merasa berpotensi rendah terhadap penularan virus, serta ketidakpercayaan kepada pemerintah yang mengeluarkan kebijakan dan pernyataan yang tidak konsisten. Istilah new normal dimaknai sebagian warga sebagai kesempatan dan peluang untuk beraktivitas kembali seperti saat sebelum pandemi merebak. Tidak adanya tokoh atau public figure yang dapat menjadi panutan juga menjadi kendala bagi penerintah untuk membangkitkan kesadaran warga dalam menerapkan protokol kesehatan 3M.
Copyrights © 2020