Tujuan Penelitian: Gangguan pendengaran sensorineural mendadak adalah kondisimenurunnya kemampuan pendengaran atau tuli secara mendadak yang ditandai dengan penurunan pendengaran untuk mendengar setidaknya 30 dB yang diukur lebih dari tiga frekuensi secara berturutan yang terjadi dalam waktu 72 jam. Salah satu manajemen tuli mendadak yang sering dilakukan dalam jangka waktu yang pendek adalah terapi oksigen hiperbarik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh terapi oksigen hiperbarik terhadap perbaikan persepsi koklea pada gangguan pendengaran mendadak.Metode: Penelitian ini disusun dengan desain deskriptif, dengan metode studi literatur dengan jurnal yang dipublikasikan tahun 2017 hingga 2022.Hasil: Temuan menunjukkan bahwa terapi oksigen hiperbarik diketahui berpengaruh terhadap perbaikan persepsi koklea pada pasien yang mengalami gangguan pendengaran mendadak,setelah pemberian terapi dengan rata-rata waktu satu hingga dua minggu, dengan tekanan 1,8 ATA hingga 2 ATA, baik dikombinasikan dengan kortikosteroid maupun terapi oksigen hiperbarik saja.Kata kunci: Gangguan Pendengaran Mendadak, Koklea, Terapi Oksigen Hiperbarik
Copyrights © 2025