Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kolam retensi dalam pengelolaan air hujan dan imbuhan air tanah, serta memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memetakan lokasi kolam retensi dan titik-titik banjir di wilayah studi. Metode yang digunakan meliputi analisis data curah hujan, perhitungan debit rencana, debit infiltrasi, dan waktu penahanan air, serta visualisasi spasial menggunakan perangkat lunak SIG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolam retensi berkontribusi signifikan dalam mengurangi debit limpasan permukaan dan meningkatkan infiltrasi, dengan debit infiltrasi tertinggi sebesar 0,01899 m³/detik pada kolam retensi E dan waktu penahanan air terlama selama 2,45 jam. Peta SIG yang dihasilkan menunjukkan keterkaitan spasial antara lokasi kolam retensi dan titik-titik banjir yang berhasil direduksi. Penggunaan SIG dalam penelitian ini memperkuat analisis spasial terhadap fungsi kolam retensi dan dapat menjadi alat bantu dalam perencanaan drainase ber-kelanjutan.
Copyrights © 2025