Siswa yang memiliki aktivitas belajar yang tinggi sangat penting untuk pendidikan yang efektif. Namun, upaya untuk meningkatkan pendidikan sering dihalangi oleh berbagai hambatan, seperti keterbatasan sarana sekolah dan kurangnya partisipasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif metode STAR (Situasi, Tantangan, Aksi, dan Refleksi) yang dikombinasikan dengan model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa di kelas VI di MIN 13 Bener Meriah. Penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan observasi, tes, dan analisis penilaian harian (APH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode STAR dengan PjBL meningkatkan partisipasi dan prestasi siswa. Nilai rata-rata siswa meningkat secara signifikan; 91,67% siswa mencapai ketuntasan minimal (KKM). Selain itu, metode ini berhasil mendorong siswa untuk menjadi lebih kreatif, terlibat, dan aktif dalam proses belajar. Jadi, metode STAR dalam model PjBL efektif untuk meningkatkan aktivitas belajar dan pemahaman materi. Ini juga membantu siswa memperoleh keterampilan penting.
Copyrights © 2024