Proses material handling menjadi kegiatan yang umum di lakukan pada industri manufaktur, mulai dari incoming raw material hingga proses delivery. Forklift merupakan transportasi angkat angkut dalam memindahkan raw material maupun finish part, meskipun forklift sangat berguna sebagai transportasi angkat angkut, akan tetapi kegiatan ini juga memiliki risiko yang sangat potensial.. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa faktor kecelakaan pada operasional forklift pada studi kasus departemen PPIC PT IPP, untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan metode JSA, STOP SIX, dan pendekatan HIRADC. Hasil dari evaluasi yang dilakukan menggunakan matrik risiko, peneliti menemukan 8 kasus yang memiliki potensi risiko, diantaranya 4 risiko kategori undesirable, 3 risiko kategori unacceptable, 1 risiko kategori catastrophic. Dari potensi risiko yang sudah ditetapkan dapat digunakan oleh peneliti untuk melakukan tahap pengendalian risko dengan melakukan rekayasa pada proses kerja yang terdapat potensi bahaya, dan melakukan kontrol administrasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja
Copyrights © 2025