Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah persediaan buah segar yang optimal menggunakan metode Min-Max dan mengevaluasi strategi operasional melalui analisis SWOT. Studi dilakukan pada Toko Buah Pak Subur di Bekasi yang menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan stok buah karena fluktuasi permintaan dan keterbatasan sistem pengelolaan. Data dikumpulkan dari penjualan Januari–November 2024 dan wawancara tidak terstruktur dengan pemilik usaha. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa buah semangka memiliki jumlah persediaan maksimum tertinggi, yaitu 1229,80 kg. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang digunakan untuk merumuskan strategi, seperti menjalin kerja sama dengan pemasok, menerapkan sistem persediaan terstandar, dan menyesuaikan jenis buah dengan tren pasar. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model pengendalian persediaan berbasis data sederhana namun aplikatif untuk usaha kecil dan menengah (UKM) di sektor pangan.
Copyrights © 2025