Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran sejarah kelas X di SMA Swasta Dharmawangsa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sejarah telah menerapkan strategi pembelajaran berbasis proyek, diskusi kelompok, dan studi kasus untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa. Namun, implementasi masih terkendala oleh keterbatasan fasilitas teknologi, kesiapan guru, dan pemahaman siswa terhadap konsep pembelajaran mandiri. Upaya yang dilakukan sekolah meliputi penyediaan perangkat digital, pelatihan guru, dan bimbingan belajar tambahan bagi siswa. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui penilaian proyek, reflektif, dan proses, namun masih memerlukan penguatan agar lebih relevan dengan materi sejarah. Dengan optimalisasi fasilitas dan peningkatan kompetensi guru, implementasi Kurikulum Merdeka berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah.
Copyrights © 2025