Masalah keperawatan yang dirasakan pada pasien dengan post operasi orif adalah nyeri akut. Salah satu intervensi non farmakologis nyeri akut dengan therapi SEFT. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah implementasi teknik SEFT efektif dalam menurunkan skala nyeri pada pasien post operasi orif fraktur cruris. Metode : penelitian ini berbentuk studi kasus deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah satu pasien post operasi dengan kriteria nyeri berat. Data dikumpulkan dengan melakukan Pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi kepustakaan dan dokumentasi dengan analisa pengukuran nyeri dengan menggunakan numeratic rating scale. Hasil: menunjukkan implementasi teknik SEFT selama 3 hari bahwa nyeri berkurang, hari pertama penulis mendapatkan data skala nyeri 8 dari (0-10) menjadi 7, pada hari ke 2 skala nyeri pasien dari 6 menjadi 5, pada hari ke 3 penulis mendapatkan data skala nyeri pasien dari 5 menjadi 4. SEFT dapat mempengaruhi dalam proses penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi Orif frakur cruris.
Copyrights © 2025