Penelitian ini membahas bagaimana peran pemuda dan ibadah alternatif dalam penggembalaan kontemporer. Ibadah alternatif mengacu pada jenis-jenis ibadah yang berbeda dari praktik tradisional, biasanya dibuat untuk memenuhi kebutuhan spiritual dan sosial komunitas modern. Istilah ini dapat mencakup berbagai bentuk ibadah yang mengintegrasikan budaya populer dan inovasi dalam ekspresi, seperti musik, bahasa, dan teknologi. Ibadah alternatif seringkali tidak memiliki panggung atau pemimpin yang jelas, dan mereka mungkin sama sekali tidak melibatkan nyanyian atau presentasi bergaya ceramah. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dalam artikel ini. Mereka juga menggunakan pendekatan kajian literatur atau studi pustaka yang relevan dengan topik yang dibahas. Penelitian sebelumnya juga digunakan untuk menunjukkan perkembangan penelitian dengan tema serupa serta ide-ide baru yang dibahas. Oleh karena itu, penulis menemukan cara untuk menyelaraskan pelayanan dalam liturgi ibadah yang ditetapkan dalam satu aras gerej. Penggembalaan kontemporer ini hadir untuk mengembangkan bentuk liturgi yaitu ibadah alternatif khusus bagi para pemuda.
Copyrights © 2025