Diperkirakan sekitar 64,3 juta pasien di dunia mengalami penyakit gagal jantung. Di negara berkembang, diperkirakan prevalensi orang yang diketahui menderita gagal jantung sebesar 1-2% dari populasi orang dewasa. Sampai saat ini sudah banyak penelitian yang membahas tentang tatalaksana gagal jantung sejak bertahun-tahun yang lalu. Namun prognosis penderita gagal jantung masih terbilang kurang baik dan Quality of Life (QoL) mereka menurun. Studi studi beberapa dekade terakhir menunjukan bahwa keseimbangan mikrobiota di saluran pencernaan turut serta dalam patogenesis dari aterosklerosis, penyakit jantung koroner, dan gagal jantung. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran hubungan antara gagal jantung dengan keseimbangan mikrobiota saluran cerna serta tatalaksana yang dapat diberikan sebagai alternatif yang dapat memberikan hasil optimal terhadap pasien.
Copyrights © 2025