Abstrak - Konsep Harga Berbasis Nilai Pela Gandong dalam Komunitas Jibu-jibu Tujuan utama - Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep penetapan harga berbasis nilai budaya lokal Pela gandong pada komunitas jibu-jibu.Metode - Penelitian ini menggunakan metode studi kasus heuristik. Informan Penelitian ini adalah pelaku transaksi dan tokoh komunitas jibu-jibu.Temuan Utama - Penelitian ini mengungkapkan bahwa penentuan harga jibu-jibu didasarkan pada nilai budaya pela gandong yang mencakup rasa persaudaraan. Harga jual mengedepankan nilai-nilai nonmateri. Konsep ini mencerminkan harmoni antara nilai ekonomi dan nilai-nilai budaya.Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini menyediakan kerangka alternatif untuk mengkaji praktik akuntansi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan materi, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai non-materi. Penelitian ini dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan untuk mendukung komunitas lokal melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis budaya lokal.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini menyoroti peran pela gandong sebagai bentuk modal sosial yang unik. Abstract - Value-Based Pricing Concept in the “Pela gandong” Culture within the “Jibu-jibu Community”Main Purpose - This study aims to explore the concept of value-based pricing in the “pela gandong” local culture within the “jibu-jibu” community.Method - This study uses a heuristic case study method. The informants are transaction participants and community leaders in “jibu-jibu”.Main Findings - This study reveals that “Jibu-jibu” pricing is based on the cultural value of “pela gandong”, which encompasses a sense of brotherhood. The selling price emphasises non-material values. This concept reflects the harmony between economic and cultural values.Theory and Practical Implications – This study provides an alternative framework for examining accounting practices that are not only oriented towards material gains but also take into account non-material values. This study can be used as a basis for policy-making to support local communities through economic empowerment programmes based on local culture.Novelty – This research highlights the role of “pela gandong” as a unique form of social capital.
Copyrights © 2025