Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Kampung Wambes, Arso Timur, Kabupaten Keerom, melalui budidaya jagung dengan teknik tumpang sari. Permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat adalah rendahnya produktivitas pertanian akibat keterbatasan pengetahuan teknis dan degradasi kualitas lahan bekas perkebunan sawit. Untuk mengatasi hal tersebut, program pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif, mencakup pelatihan teknis, penyuluhan, dan pendampingan langsung kepada para petani jagung. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam produktivitas jagung, perbaikan kualitas tanah, dan peningkatan pendapatan petani. Hasil ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, pengembangan ekonomi berbasis pertanian dapat menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Copyrights © 2024