Latar belakang: Salmonella typhi merupakan bakteri penyebab infeksi demam tifoid. Diagnosis laboratorium bakteri Salmonella thypi dapat dilakukan secara molekuler yang bertujuan untuk mendeteksi gen DNA pada bakteri yang diperiksa. Tujuan: untuk mengetahui ada tidaknya gen blaTEM dan gen floR pada isolat klinis Salmonella typhi yang diperoleh dari RS Universitas Sebelas Maret dan RSUD Dr. Moewardi. Metode: analisis deskriptif. Sampel yang digunakan adalah isolat klinis Salmonella typhi dari pasien demam tifoid di RS Universitas Sebelas Maret dan RSUD Dr. Moewardi. Hasil: penelitian diperoleh bahwa gen blaTEM resisten terhadap antibiotik ampisilin yang terdeteksi pada panjang produk 643 bp dan gen floR resisten terhadap antibiotik kloramfenikol yang terdeteksi pada panjang produk 250 bp pada isolat klinis Salmonella typhi dengan menggunakan metode duplex Polymerase Chain Reaction. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 12 sampel isolat bakteri, ditemukan gen blaTEM (643 bp) dan gen floR (250 bp) pada Salmonella typhi. Dengan metode Duplex PCR, hasil ini menunjukkan bahwa sampel darah pasien demam tifoid tersebut resisten terhadap antibiotik ampisilin dan kloramfenikol.
Copyrights © 2026