Pemanfaatan e-learning secara efektif dapat menjadi katalisator, menyediakan akses inklusif, materi yang relevan, dan pengalaman belajar personal. Pengembangan model implementasi e-learning yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan, secara spesifik dirancang memenuhi kebutuhan mahasiswa dan dosen ITS NU Kalimantan, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran. Pengembangan E-Learning menggunakan pendekatan mixed methods. Pendekatan Kuantitatif melalui survei online kepada mahasiswa dan dosen untuk mengukur tingkat penggunaan e-learning, preferensi terhadap platform dan fitur tertentu, serta kepuasan terhadap pengalaman belajar daring. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan representasi mahasiswa dari berbagai program studi, serta Focus Group Discussions dengan dosen berpengalaman dalam mengajar menggunakan e-learning dengan tujuan menggali pandangan, pengalaman, dan tantangan yang dihadapi mahasiswa dan dosen, serta mendapatkan feedback konstruktif perbaikan model e-learning. Pengembangan model e-learning dilakukan secara iteratif, melalui tahapan perancangan, implementasi prototipe, pengujian, analisis data, dan penyempurnaan model berdasarkan hasil evaluasi. Hasilnya adalah (1) Model implementasi e-learning yang teruji dan terdokumentasi untuk penerapan e-learning di ITS NU Kalimantan; (2) Platform e-learning yang fungsional, responsif, dan user-friendly, dengan fitur-fitur yang dibutuhkan untuk mendukung proses pembelajaran daring; (3) Materi pembelajaran e-learning yang berkualitas, relevan dengan kurikulum; (4) Publikasi ilmiah dalam jurnal terakreditasi.
Copyrights © 2025