Deforestasi global terus menjadi isu kritis karena konversi hutan ke lahan pertanian dan Perkebunan. Di Indonesia, implementasi EUDR (European Union Deforestation Regulation) menuntut pemantauan deforestasi lahan produksi, termasuk lahan karet. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi luasan deforestasi pada dua kebun karet masyarakat di wilayah PT Mardec Way Kanan, Lampung, menggunakan platform Google Earth Engine (GEE) dan dataset Hansen Global Forest Change. Area objek ditentukan berdasarkan polygon (masing-masing empat koordinat) di sekitar kebun karet. Metode meliputi pengambilan citra tutupan hutan awal (treecover2000) dan data kehilangan hutan (loss) dari Hansen (2000–2023), perhitungan luas deforestasi dengan fungsi reduceRegion(), serta perhitungan loss area untuk kedua kebun. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kebun 1 mengalami deforestasi sebesar 1,54 ha dari total 33,07 ha (sekitar 4,6%), sementara kebun 2 mengalami deforestasi 1,24 ha dari total 21,95 ha (sekitar 5,6%) yang menggambarkan proporsi deforestasi terhadap luas total kebun. Dapat disimpulkan GEE efektif mendeteksi deforestasi lahan karet secara spasial dan kuantitatif. Temuan ini relevan untuk kepatuhan EUDR, mendorong pemantauan deforestasi berbasis GEE secara berkala dan pengembangan sistem monitoring otomatis.
Copyrights © 2025