Telah didapat data jika sebanyak 86,8% orang belum mengetahui Infinite Learning, 7,9% mungkin mengetahui Infinite Learning, dan 5,3% yang mengetahui Infinite Learning. Terkait program-program yang ditawarkan Infinite Learning juga terdapat 92,1% orang tidak mengetahuinya, 5,3% mungkin mengetahuinya, dan hanya 2,6% yang tahu akan program-program Infinite Learning. Berdasarkan hal tersebut, maka akan dilakukan perancangan motion graphic sebagai media informasi pengenalan program Infinite Learning dengan metode penelitian dalam perancangan ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan melakukan observasi, dokumentasi dan wawancara, kemudian kuesioner juga digunakan sebagai metode penelitian kuantitatif. Metode perancangan yang digunakan mengadaptasi dari Pipeline Animation yang diaplikasikan ke dalam metode perancangan motion graphic dengan melalui tiga tahap yaitu proses pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Motion graphic yang dihasilkan adalah sebagai media informasi untuk mengenalkan program Infinite Learning di Indonesia.
Copyrights © 2025