Family caregiver memiliki peran yang sangat penting dalam merawat pasien stroke karena mereka biasanya mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat penurunan kemandirian mereka. Beban perawatan dapat menyebabkan kelelahan fisik dan mental berlebihan yang disebut burnout. Salah satu upaya untuk mengatasi burnout adalah dengan psikoedukasi dan mindfulness-based stress reduction (MBSR). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan keluarga pada family caregiver penderita stroke yang mengalami burnout menggunakan MBSR dan psikoedukasi. Metode yang digunakan adalah desain Single Subject Research (SSR) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini ialah salah satu keluarga yang diambil secara acak diketahui adanya caregiver yang mengalami burnout melalui pengkajian MBI-HSS. Instrumen yang digunakan adalah pre dan post-test, kuesioner MBI-HSS (Maslach Burnout Inventory-Human Services Survey) dan standar operasional prosedur mindfulness dan psikoedukasi. Hasil implementasi asuhan keperawatan keluarga menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, penurunan burnout, keterampilan partisipan dalam melakukan terapi secara mandiri. Kesimpulannya, implementasi MBSR dan psikoedukasi dapat menurunkan burnout pada family caregiver penderita stroke dari tinggi ke tingkat sedang
Copyrights © 2025