Suplemen tablet tambah darah, yang mengandung zat besi, sangat penting untuk pemenuhan gizi mikro pada ibu hamil dan anak. Kekurangan gizi mikro, seperti zat besi, berpotensi menyebabkan stunting. Program suplementasi ini diharapkan dapat meningkatkan status gizi masyarakat Indonesia, mencegah stunting, dan mendukung pertumbuhan yang optimal. Tinjauan Sistimatis literatur ini untuk menganalisis hubungan suplemen tablet tambah darah dalam pemenuhan gizi mikro dan pencegahan stunting pada anak (balita dan batita) di Indonesia. Pencarian literatur secara sistematis dilakukan untuk mengidentifikasi artikel yang relevan dalam 3 basis data utama (Scopus, Pubmed, dan Google Scholars). Studi mengenai konsumsi tablet tambah darah untuk pemenuhan gizi mikro pada kasus stunting diperlukan tinjauan sistematis dengan batasan inklusi atrikel yang terbit Tahun 2015-2024, free full text, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Dari 10 artikel yang dianalisis, sebagian besar menunjukkan bahwa konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada ibu hamil dapat meningkatkan kadar hemoglobin dan menurunkan risiko anemia, yang berkontribusi terhadap pencegahan stunting pada anak. Namun, tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi TTD masih rendah akibat efek samping dan kurangnya kesadaran. Selain itu, faktor sosial-ekonomi juga berperan dalam status gizi anak, di mana keluarga dengan pendapatan rendah memiliki risiko lebih tinggi terhadap anemia dan stunting. Kesimpulannya Suplementasi TTD berperan penting dalam pencegahan anemia dan stunting pada anak. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh tingkat kepatuhan konsumsi serta faktor sosial-ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang lebih intensif serta kebijakan multisektoral untuk meningkatkan aksesibilitas dan kepatuhan konsumsi TTD dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia.
Copyrights © 2024