Kemajuan teknologi digital memberikan dampak besar dalam dunia pendidikan, terutama terhadap perilaku siswa. Penggunaan handphone yang lebih banyak dimanfaatkan untuk hiburan daripada belajar menimbulkan kekhawatiran terhadap pembentukan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi pendidikan karakter mampu menanggulangi dampak negatif teknologi terhadap perilaku siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui angket tertutup skala Likert. Angket terdiri dari 10 pernyataan yang mencakup tiga aspek: pengaruh penggunaan handphone terhadap konsentrasi belajar, persepsi siswa terhadap pemahaman nilai karakter oleh guru, dan pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah. Data diperoleh dari 30 siswa yang dipilih secara acak dan dianalisis menggunakan Microsoft Excel 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan handphone memberikan pengaruh tinggi terhadap konsentrasi belajar (82%). Persepsi siswa terhadap pemahaman nilai karakter oleh guru tergolong tinggi (74%), namun pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah hanya berada pada kategori cukup (55%). Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan implementasi pendidikan karakter melalui keteladanan guru, pembiasaan sikap positif, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua.
Copyrights © 2025