Ketidakpuasan bentuk tubuh merupakan masalah yang umum dihadapi oleh perempuan, terutama di era modern yang dipenuhi standar kecantikan ideal yang tidak realistis. Salah satu faktor penyebab ketidakpuasan bentuk tubuh adalah objektifikasi diri, yaitu ketika individu melihat dirinya sebagai objek yang dinilai dan diperhatikan dari sudut pandang orang lain, terutama dalam hal penampilan fisik. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara ketidakpuasan bentuk tubuh dengan objektifikasi diri pada mahasiwa wanita di kota Makassar. Peneltian ini melibatkan 414 mahasiswa wanita di kota Makassar. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah skala Body Dissatisfaction untuk mengukur ketidakpuasan bentuk tubuh dan skala Objectified Body Consciousness Scale (OBCS) untuk mengukur objektifikasi diri. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi metode korelasi pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan positif antara ketidakpuasan bentuk tubuh dengan objektifikasi diri pada mahasiswa wanita di kota Makassar dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 (<0.05) dan nilai korelasi pearson sebesar 0.645. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat ketidakpuasan bentuk tubuh, semakin tinggi pula tingkat objektifikasi diri pada mahasiswa wanita di kota Makassar.
Copyrights © 2025