Penggunaan smartphone selama interaksi tatap muka dianggap mengganggu kualitas komunikasi, menyinggung perasaan, dan pertanda kurangnya perhatian. Fenomena yang mengabaikan seseorang demi fokus pada smartphone ini disebut phubbing. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan tujuan penelitian melihat perbedaan perilaku phubbing berdasarkan jenis kelamin. Data dikumpulkan menggunakan menggunakan skala general scale phubbing kemudian dianalisis menggunakan uji deskriptif. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, hasil uji hipotesis pada penelitian ini menunjukkan bahwa nilai p = 0.112 dimana nilai tersebut lebih besar dari standar taraf signifikansi 0.05. Dari data ini dapat disimpulkan bahwa hipotesis H0 yang menyatakan bahwa tidak ada perbedaan perilaku phubbing antara generasi Z yang berjenis kelamin laki-laki dan genereasi Z yang berjenis kelamin perempuan diterima.
Copyrights © 2025