Kerusakan infrastruktur perkotaan seperti jalan, trotoar, dan drainase akibat pertumbuhan akar pohon menjadi tantangan besar dalam pembangunan infrastruktur dan ruang terbuka hijau di kota yang sedang berkembang seperti Banda Aceh. Studi ini dilakukan untuk mengidentifikasi kerusakan infrastruktur perkotaan terkait akar pohon, serta strategi penanaman dan perawatan pohon, terutama terkait pengendalian akar, yang dapat menyelesaikan persoalan tersebut. Metode yang digunakan meliputi observasi dan dokumentasi lapangan di beberapa titik kota yang mengalami kerusakan perkerasan, serta studi dan analisis literatur terhadap praktik manajemen akar yang terbukti mampu menyelesaikan permasalahan tersebut secara konsisten dan komprehensif. Hasil pengamatan lapangan menunjukkan bahwa pertumbuhan akar pohon yang agresif akibat teknik penanaman dan perawatan pohon yang belum tepat serta minimnya strategi pengendalian akar menjadi penyebab utama kerusakan perkerasan di kawasan urban Banda Aceh. Berdasarkan studi terhadap praktik pengendalian akar pohon pada kota-kota maju di dunia, ditemukan beberapa solusi yang dapat diadaptasi, meliputi pemilihan tanaman non-invasif, penggunaan teknik penyiraman dan jarak tanam yang tepat, serta penggunaan teknologi mitigasi akar seperti tree pit, tree trench, root barrier, dan structural soil.
Copyrights © 2025