Praktisi hubungan masyarakat (humas) memegang peranan strategis dalam membangun dan menjaga citra korporasi di tengah dinamika masyarakat modern. Peran ini semakin signifikan seiring dengan meningkatnya kompleksitas tantangan komunikasi, baik pada tingkat lokal maupun global. Sebagai penghubung antara organisasi dan para pemangku kepentingan, praktisi humas bertanggung jawab menciptakan komunikasi yang efektif guna mendukung pencapaian tujuan strategis institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran dan fungsi praktisi humas di sektor korporasi, dengan menyoroti kontribusi mereka dalam membangun hubungan yang harmonis antara perusahaan dan publiknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan praktisi humas dari berbagai sektor korporasi serta observasi langsung terhadap aktivitas kehumasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktisi humas tidak hanya berperan sebagai pengelola informasi, tetapi juga sebagai mediator yang menjembatani kepentingan perusahaan dengan masyarakat. Fungsi humas mencakup pengelolaan krisis, penguatan citra, dan peningkatan kepercayaan publik terhadap perusahaan. Temuan ini menegaskan pentingnya kompetensi strategis praktisi humas dalam menghadapi dinamika komunikasi yang terus berkembang, khususnya di era digital.
Copyrights © 2025