Penggunaan obat secara tidak rasional di masyarakat menjadi masalah serius yang dapat berdampak pada efektivitas pengobatan dan risiko kesehatan yang lebih besar. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, lebih dari 80% masyarakat menyimpan obat keras tanpa resep, termasuk antibiotik. Untuk mengatasi hal ini, Kementerian Kesehatan RI menginisiasi Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) sebagai upaya edukasi kesehatan publik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan serta penggunaan obat yang baik dan benar melalui penyuluhan kepada komunitas Balai Budaya Gambiran, Yogyakarta. Metode kegiatan meliputi survei lokasi, penyusunan materi berdasarkan pedoman Kemenkes, pelaksanaan penyuluhan, sesi tanya jawab, dan evaluasi posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, dengan sebagian besar peserta menjawab benar lebih dari 80% pertanyaan posttest. Kegiatan ini menunjukkan efektivitas Gema Cermat dalam meningkatkan literasi obat di masyarakat.
Copyrights © 2025