Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 merupakan dua fenomena global yang telah memberikan dampak signifikan terhadap dinamika perekonomian di berbagai negara, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kedua revolusi tersebut memengaruhi perubahan struktur ekonomi nasional, khususnya dalam aspek digitalisasi, ketenagakerjaan, dan daya saing industri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dan analisis deskriptif kualitatif berdasarkan data sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa Revolusi Industri 4.0 mendorong otomatisasi dan efisiensi melalui penerapan teknologi canggih seperti Internet of Things, kecerdasan buatan, dan robotika. Sementara Society 5.0 memperkuat peran manusia dalam sistem digital dengan pendekatan yang lebih berpusat pada kesejahteraan sosial dan keberlanjutan. Dampaknya terlihat pada peningkatan sektor e-commerce, transformasi pola kerja, hingga munculnya kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan baru. Namun, transformasi ini juga memicu tantangan baru seperti meningkatnya angka pengangguran akibat ketimpangan kompetensi digital. Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptif melalui penguatan sumber daya manusia dan kebijakan inklusif agar Indonesia mampu menghadapi perubahan ini secara optimal dan merata.
Copyrights © 2025