Optimasi sistem ketel uap menjadi aspek penting dalam meningkatkan efisiensi energi di industri gula. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen faktorial dua level untuk mengevaluasi pengaruh suhu furnace, suhu air keluar deaerator, suhu udara keluar economizer, dan water flow terhadap steam flow yang dihasilkan oleh ketel ISGEG kapasitas 80 t/j. Percobaan dilakukan dengan 16 kombinasi level parameter yang dianalisis menggunakan metode ANOVA. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada faktor individu yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah produksi uap. Berdasarkan uji statistik dengan tingkat signifikansi 5%. Nilai F-hitung untuk masing-masing faktor lebih kecil dibandingkan F-tabel, sehingga hipotesis nol diterima. Meskipun demikian, variasi data menunjukkan bahwa efisiensi sistem ketel masih dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diuji dalam penelitian ini.
Copyrights © 2025