Pergaulan bebas di kalangan remaja di Indonesia merupakan masalah yang semakin mendalam dan meresahkan yang harus mendapat perhatian dari berbagai pihak karena akan merusak masa depan generasi muda. Pengabdian ini menggunakan metode yaitu metode kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data primer, peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan data antara lain observasi dan wawancara. Pengabdian ini bertujuan untuk memberi pemahaman dan peningkatan pengetahuan remaja tentang penyebab dan dampak dari pergaulan bebas. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMPN 3 Watumalang pada tanggal 19 Februari 2025. Peserta atau subjek dari kegiatan pengabdian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah sebanyak 120 orang dengan metode ceramah interaktif. Artikel ini merekomendasikan pendekatan yang lebih berfokus interaksi tatap muka, diskusi terbuka dan kelompok yang melibatkan guru, orang tua dan siswa yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran individu menjadi lebih sadar akan dampak atau resiko pergaulan bebas yang merugikan diri sendiri dan lingkungan sekitar.
Copyrights © 2025