Maraknya kasus korupsi Dana BOS yang melibatkan teknologi digital menjadi permasalahan serius di dunia pendidikan. Berdasarkan data ICW 2023, tercatat 791 kasus korupsi dengan kerugian Rp28,4 triliun, di mana pelaku memanfaatkan media penyimpanan portable dan steganografi untuk menyembunyikan bukti. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengumpulkan bukti digital dalam kasus korupsi dana BOS, menganalisis serta memulihkan data dari flash disk, dan mengeksplorasi penggunaan steganografi. Metode yang digunakan adalah framework NIJ dengan lima tahapan: identification, collection, examination, analysis, dan reporting, didukung oleh tools Recuva untuk pemulihan data dan Steghide untuk analisis steganografi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat keberhasilan recovery data mencapai 95% pada penghapusan standar, 78% pada secure delete (1 pass), 45% pada DOD Standard (3 pass), 89% pada format quick, dan 32% pada format low level. Analisis steganografi berhasil mengekstrak file "Laporan_dana_BOS.docx" dari gambar "Depan_Sekolah.jpg", mengungkap bukti transfer dana ke rekening pribadi. Penelitian menyimpulkan bahwa framework NIJ efektif dalam akuisisi dan analisis bukti digital, dengan rekomendasi peningkatan keamanan dana BOS, standardisasi SOP investigasi, pelatihan tim forensik, dan penelitian lanjutan tentang deteksi dini penyalahgunaan dana.
Copyrights © 2025