Investasi strategis melalui sovereign wealth fund (SWF) menjadi kebijakan yang semakin banyak diterapkan oleh berbagai negara, termasuk Indonesia yang baru saja meresmikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Februari 2025. Meskipun memiliki tujuan utama untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan aset strategis dan menarik investasi global, keberadaan Danantara menimbulkan beragam opini publik, terutama di media sosial seperti Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat Indonesia terhadap Danantara menggunakan metode Lexicon-Based Sentiment Analysis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan strategi komunikasi, transparansi kebijakan, serta membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan investasi nasional. Data dikumpulkan dari Twitter dan diolah melalui tahapan pre-processing serta pencocokan dengan kamus sentimen berbahasa Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa sentimen publik terhadap Danantara cenderung beragam dengan dominasi negatif (44.9%) sedikit lebih banyak daripada positif (44.1%) dan sisanya merupakan sentimen netral (14%). Faktor-faktor seperti transparansi kebijakan dan persepsi terhadap pengelolaan investasi berkontribusi terhadap variasi sentimen ini.
Copyrights © 2025