Pembangunan sektor transportasi laut, khususnya pelabuhan, memainkan peran strategis dalam meningkatkan perekonomian daerah, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, pengelolaan dan perencanaan infrastruktur pelabuhan di NTT masih terbatas dalam hal pemetaan dan analisis data yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) yang dapat memetakan wilayah pelabuhan di NTT dengan menggunakan metode Clustering K-Means. Sistem ini akan mengelompokkan pelabuhan berdasarkan faktor fasilitas dan kapasitas operasionalnya, sehingga memungkinkan identifikasi wilayah yang memerlukan pengembangan atau perbaikan infrastruktur secara lebih efisien. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Clustering K-Means. Dengan SIG, informasi geospasial yang dihasilkan akan membantu para pemangku kebijakan dalam perencanaan dan pengembangan pelabuhan di NTT, serta memberikan solusi berbasis data yang akurat untuk pengelolaan wilayah pelabuhan yang lebih baik. Diharapkan, sistem ini tidak hanya bermanfaat untuk merencanakan pembangunan infrastruktur pelabuhan, tetapi juga untuk mempermudah pengawasan dan pengelolaan potensi sumber daya laut di daerah tersebut.
Copyrights © 2025