Perkembangan teknologi yang pesat meningkatkan kebutuhan akan sistem keamanan jaringan yang lebih andal, terutama akibat semakin meluasnya pengetahuan mengenai hacking dan cracking, serta kemudahan akses terhadap alat bantu serangan. Salah satu ancaman yang krusial adalah serangan brute force terhadap protokol SSH pada server. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem keamanan berbasis Host-based Intrusion Detection System (HIDS) menggunakan Wazuh, dengan pendekatan metode Waterfall yang terdiri dari lima tahap: requirement, design, implementation, verification, dan maintenance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mendeteksi serangan brute force secara efektif dan memberikan peringatan secara real-time kepada administrator melalui Bot Telegram. Dengan demikian, sistem HIDS berbasis Wazuh ini terbukti efektif dan efisien dalam mendeteksi serangan terhadap server
Copyrights © 2025