Tujuan dari studi ini untuk memahami seberapa baik keberhasilan model pembelajaran berbasis proyek (PJBL) dengan bantuan media blok pecahan dalam memaksimalkan kemampuan siswa sekolah dasar dalam menemukan solusi pada masalah matematika. Studi ini dilaksanakan mengenakan metode quasi eksperimen, melibatkan kelompok eksperimen yang terdiri dari 28 siswa dari kelas V SDN Mokaha 01 dan kelompok kontrol yang meliputi 33 siswa dari kelas V SDN Penyalahan 01. Untuk mengukur kemampuan memecahkan masalah sebelum dan setelah perlakuan, menggunakan tes awal dan tes akhir pada untuk mengetahui hasil. Hasil analisis uji-t memperlihatkan adanya perbedaan signifikan antara hasil tes akhir dari kedua kelompok uji coba (Sig. 0,000) yang mengindikasikan bahwa model pembelajaran yang diterapkan berpengaruh. Serta model pembelajaran project based learning (PJBL) lebih efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dibandingkan dengan model pembelajaran problem based learning (PBL) dibuktikan dengan hasil penelitian pada kelas eksperimen sebesar 65,4% yang termasuk kategori cukup efektif, sementara di kelas kontrol hanya 44,01% tergolong kedalam kategori kurang efektif.
Copyrights © 2025