Dalam sistem distribusi air minum, fluktuasi pemakaian air tiap jam dalam 1 hari digunakan untuk perencanaan reservoir dan operasional pompa distribusi, sedangkan kebutuhan air jam puncak digunakan dalam perencanaan dimensi pipa distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pola konsumsi air minum sehingga dapat memperbaiki operasional sistem distribusi. Pada studi ini dilakukan analisis pola konsumsi di 2 reservoir distribusi Kabupaten Purworejo dengan pengumpulan data konsumsi air tiap jam selama 7 hari di meter induk reservoir. Pola konsumsi di Kutoarjo menunjukkan adanya 2 puncak pemakaian dengan faktor jam puncak 1,27, sedangkan pola konsumsi di Tuk Songo berkisar pada konsumsi rata-rata dengan faktor jam puncak 1,07. Penyimpanan air di Reservoir Kutoarjo adalah 6,14% terhadap konsumsi harian atau 182,3 m3 terhadap volume aktual 850 m3, sedangkan Reservoir Tuk Songo hanya menyimpan 0,56% atau 29,2 m3 terhadap volume aktual 400 m3. Tidak terjadi penyimpanan air di reservoir. Diperlukan penelitian lanjut dan data yang lebih luas untuk mendapatkan pemahaman lebih baik mengenai pola konsumsi air agar diperoleh perencanaan pengelolaan operasional serta pengembangan jaringan pipa distribusi yang efektif, sehingga dapat meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
Copyrights © 2025