Abstrak: Para Ulama berbeda pendapat dalam menyikapi masalah menghadap ke kiblat/Kaâbah. Imam Syafiâi dan sebagian besar pengikutnya mengharuskan kepada umat Islam untuk menghadap ke âain al-Kaâbah. Sedang Jumhur Ulama selain Syafiâiyah bagi umat Islam yang kawasannya jauh dari Kaâbah cukup menghadap ke jihat al-Kaâbah. Sedangkan umat Islam Indonesia diharuskan untuk menghadap ke âain al-Kaâbah dalam melakukan ibadah shalat yaitu ke barat laut sesuai posisi tempat masing-masing, walaupun menghadap ke arah Barat persis shalatnya tetap sah. Akan tetapi apabila menghadap ke âain al-Kaâbah keabsahannya akan lebih sempurna. Untuk itu bagi kawasan Indonesia yang masjid arah kiblatnya kurang akurat supaya ditata ulang shafnya dan tidak harus membongkar bangunannya.
Copyrights © 2017