Malaria merupakan salah satu penyakit menular yang sangat dominan didaerah tropis dan sub tropis serta dapat mematikan atau membunuh lebih dari satu juta manusia diseluruh dunia disetiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian malaria pada keluarga di Desa Sundan Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Lengkayap. Desain penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sample 172 responden. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sundan Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Lengkayap. Hasil analisis univariat responden yang pernah terkena malaria sebesar 12,2%, responden berpengetahuan kurang sebesar 44,8%, responden yang ada tempat perindukan nyamuk 70,3%, responden yang keberadaan kandang ternak beresiko 34,9%, responden yang tidak ada kawat kasa pada rumah sebesar 83,1%, dan responden yang memiliki kebiasaan tidak menggunakan kelambu sebesar 42,4%. Berdasarkan analisis bivariat ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,017), tempat perindukan nyamuk (p= 0,016), keberadaan kandang ternak (p=0,000), kawat kasa pada rumah (p=0,000), pemakaian kelambu (p=0,031) dengan kejadian malaria, sehingga perlunya penyuluhan dan sosialisasi dari petugas kesehatan menjaga kebersihan lingkungan supaya tidak ada tempat berkembangbiaknya nyamuk Anopheles.
Copyrights © 2020